Samsul Mulai Panas


Samsul mulai panasPersela12 —Kemenangan meyakinkan Persela Lamongan atas Persita Tangerang memang menjadi ‘milik’ kiper Khoirul Huda. Kiper nomor satu Persela ini menyita perhatian dengan permainan brilian dan membuat gawangnya steril dari kebobolan. Namun ada cerita lain di balik kemenangan 0-3 Persela itu.

Samsul Arif, striker yang didatangkan dari Persibo Bojonegoro tengah berapi-api dalam urusan mencetak gol. Gol ke gawang Persita menjadi koleksinya yang ke-11 untuk Persela musim ini. Menariknya, striker kelahiran Bojonegoro rutin mencetak gol di empat pertandingan secara beruntun.

Ini menjadi catatan terbaik Samsul Arif sejak bergabung Laskar Joko Tingkir. Sempat kesulitan beradaptasi di awal Indonesia Super League (ISL) 2013, Samsul Arif mulai menemukan nalurinya di pertengahan musim. Dimulai saat dia mencetak gol ke gawang Persib Bandung pada akhir April silam.

Produktifitasnya berlanjut dengan membolongi jala Persita Tangerang kala berseteru di Stadion Surajaya, Lamongan. Dua gol dia borong di pertandingan ini. Saat kalah 3-1 di kandang Persib Bandung, pemain yang memperkuat Persela dalam dua periode berbeda ini juga sempat mencuri gol. Malah golnya sangat fenomenal.

Terakhir saat melawat ke kandang Persita, Samsul meneruskan naluri predatornya di depan gawang dengan menciptakan satu gol. Ini tentu membuat senyum Laskar Joko Tingkir mengembang jika mengingat Samsul kini menjadi harapan satu-satunya pengoleksi gol.

Itu tak lepas dari buruknya torehan gol Mario Costas yang macet di angka empat. Samsul sendiri berharap dirinya bisa meneruskan catatan positif tersebut dan membantu Persela naik ke posisi lebih baik. “Kini target saya adalah bisa terus mencetak gol untuk Persela,” tutur Samsul Arif.

“Ada momen ketika saya mencetak gol tapi tim kalah. Menurut saya itu tetap tidak bisa dibanggakan. Saya ingin mencetak gol dan membawa tim meraih kemenangan. Saya menyadari Persela membutuhkan banyak gol untuk bisa memperbaiki posisi,” cetus pemain yang musim lalu membela Persibo Bojonegoro ini.

Samsul sangat menyadari dirinya menjadi tumpuan Persela di lini depan dan sudah berkomitmen lebih baik lagi di kesempatan keduanya bersama tim biru laut. Pada awal musim, Samsul memang pernah mengatakan dirinya merasa belum memberikan banyak kontribusi ketika pertama membela Persela tiga musim lalu.

Tak disangka, tabungan gol Samsul sudah sejajar dengan striker-striker papan atas ISL seperti Beto Goncalves, Christian Gonzales, hingga Sergio van Dijk. Konsistensi Samsul belakangan ini juga mendapatkan pujian dari Pelatih Caretaker Persela Lamongan Didik Ludiyanto.

Dikatakan Didik, Samsul mulai menemukan kematangan dan kepercayaan diri sebagai penyerang utama. Dia kini bukan hanya sebagai penyerang ‘destroyer‘ dengan kecepatan dan dribble-nya, namun sekaligus menjadi penyelesai akhir yang efektif. Inilah yang membuat kemampuan Samsul Arif semakin lengkap.

“Saya senang dengan grafik permainan yang ditunjukkan Samsul Arif. Dia menyadari benar bahwa tim Persela membutuhkan gol-golnya untuk memperbaiki peringkat. Saya berharap dia bisa tetap fokus dan dalam kondisi fit untuk pertandingan-pertandingan selanjutnya,” urai Didik Ludiyanto.

Ke depannya, tantangan Samsul Arif dipastikan lebih berat, yakni saat Persela Lamongan menjamu  Arema Cronous yang dilanjut kontra Persegres Gresik United. Mengingat Samsul sudah bisa membolongi gawang tim sekelas Persib Bandung, bukan tak mungkin dia melakukannya ke jala Arema dan Persegres.

 

Sumber: Sindonews

Persita vs Persela: Hadapi Persela, Persita Tahu Diri


Persela12 – Kualitas permainan dan skuad Persela Lamongan di atas Persita Tangerang. Menjamu Persela, mereka tahu diri.

Persita hadapi Putaran II Indonesia Super League (ISL) 2012/2013 dengan sejumlah problem. Dibelit krisis finansial, tim Pendekar Cisadane ditinggal para pemain pilarnya, bahkan juga pelatih kepala Elly Idris.

Persita pun sadar diri arungi sisa laga di ISL musim ini. Termasuk saat menjamu Persela di Stadion Mashud Wisnusaputra, Kuningan, Sabtu (18/5).

Meski Persela bakal tampil tanpa gelandang In Kyun-Oh asal Korea Selatan setelah menerima kartu merah di laga kontra Persib Bandung, pelatih Persita Giman Nurjaman menyebut tim Joko Tingkir tetaplah kuat.

“Semua tahu bagaimana kualitas Persela. Di lini depan mereka punya Mario Costas dan Samsul Arif. Kinerja mereka ditopang gelandang sekelas Gustavo Lopez. Tentu, bukan perkara mudah rebut poin dari mereka sekalipun kami bermain sebagai tim tuan rumah,” tegas Giman.

Meski begitu, bukan berarti Persita bakal tampil setengah hati dan mengalah. Persita tetap bertekad rebut kemenangan atas Persela.

“Kemenangan tetap jadi hasil yang wajib kami raih di laga itu. Kemenangan atas persela juga jadi modal kami hadapi laga berikutnya kontra Persib Bandung,” tandas Giman.

Diunggulkan tim lawan, Persela tak mau jumawa. Kekalahan 1-3 di laga sebelumnya kontra Persib diakui pelatih Persela Didik Ludianto memukul mental para pemainnya.

“Tapi, kami tidak boleh membiarkan diri kami dalam keadaan terpuruk. Kami optimistis bisa curi poin di laga itu,” ujar Didik.

Persita dan Persela tengah butuh banyak poin buat keluar dari papan bawah klasemen. Kini, Persita di urutan 16 dengan koleksi 16 poin dan Persela di urutan 14 dengan 19 poin.

Pertemuan Terakhir Persita-Persela
27-04-2013: Persela 3-1 Persita
21-05-2009: Persita 1-2 Persela
01-08-2008: Persela 1-0 Persita
27-11-2007: Persela 1-1 Persita
04-03-2007: Persita 1-0 Persela

5 Laga Terakhir Persita
14-05-2013: Persita 0-0 P-MU
27-04-2013: Persela 3-1 Persita
21-04-2013: P-MU 1-1 Persita
15-04-2013: Persib 5-1 Persita
31-03-2013: Persita 0-1 Arema

5 Laga Terakhir Persela
12-05-2013: Persib 3-1 Persela
02-05-2013: Persela 1-1 Persib
27-04-2013: Persela 3-1 Persita
14-04-2013: Arema 2-0 Persela
09-04-2013: Gresik 1-1 Persela

Sumber: Sporti+ / Editor: JaranPrabu
ksb/sp+

Preview Persita v Persela, Pertahanan Jadi Kunci Persela


Persela12 - Upaya Persela Lamongan Lamongan mendapatkan angka kala berseteru dengan Persita Tangerang tergantung sepenuhnya pada kekuatan pertahanan. Jika mengaca pada hasil-hasil sebelumnya, belum ada progres positif yang dicatat benteng Laskar Joko Tingkir.

Terakhir pertahanan Persela mencatat clean sheet adalah ketika mengalahkan Mitra Kukar 2-0 di Stadion Surajaya, Lamongan, 6 Maret Lalu. Di sembilan laga berikutnya, barisan pertahanan yang dikomando Roman Golian selalu kebobolan, baik di pertandingan home maupun away.

Nah, catatan itu memberikan gambaran bahwa benteng Laskar Joko Tingkir belum sepenuhnya meyakinkan, termasuk saat melawat ke Stadion Masud Wisnusaputra, Kuningan, Jawa Barat. Lebih buruk lagi, gawang Khoirul Huda dibolongi tiga gol di pekan sebelumnya saat dikalahkan Persib Bandung 3-1.

Kedatangan full back Taufik Kasrun di awal putaran dua lalu belum memberikan nuansa baru di lini belakang Persela. Duet centre back Roman Golian dan Han Sang Min yang ngotot dipertahankan untuk putaran dua, terbukti tak memberikan perubahan signifikan di Bandung.

Sangat jelas lini pertahanan menjadi kunci pada pertandingan Sabtu (18/5) sore. Jika bisa memungkasi rentetean kebobolan yang berjalan sekian lama, maka target memperoleh setidaknya satu angka bisa direalisasi. Pelatih Caretaker Persela Didik Ludiyanto membenarkan timnya butuh progres di sektor pertahanan.

Ketika lini depan sudah mulai rutin mencetak gol, khususnya Samsul Arif, maka akan percuma jika tidak dimbangi soliditas pertahanan. “Kami masih sangat kurang solid kalau melihat pertandingan di Bandung lalu. Mau tidak mau pemain belakang harus lebih konsentrasi lagi,” ungkap Didik.

Khusus menghadapi Persita, dia menginstruksikan Roman Golian dkk mewaspadai pergerakan Christian Carassco sebagai striker tunggal tuan rumah. Walau penyerang Persita masih belum menunjukkan ketajaman di awal putaran dua, dia tidak mau lini belakang meremehkan lawan.

“Kalau lini pertahanan bisa bekerja dengan baik, saya optimistis bisa meraih minimal satu angka di Kuningan. Untuk sektor lain saya tidak begitu kahwatir, kecuali mengganti posisi Inkyun Oh yang absen karena skorsing kartu merah,” terang mantan pelatih Persela U-21 ini.

Problem Persela sebenarnya tidak hanya pada kwartet lini belakang. Namun juga terlihat kurang adanya dukungan memadai dari gelandang bertahan. Selama ini pemain yang diplot sebagai tandem Gustavo Lopez tidak menjalankan fungsinya menyaring serangan lawan sehingga pertahanan Persela menghadapi gempuran lawan secara langsung.

Di kubu tuan rumah, Pelatih Persita Giman Nurjaman bertekad memperbaiki kinerja timnya yang yang kurang optimal kala ditahan tanpa gol Persepam Madura United. Di pertandingan itu sangat jelas lini depan Pendekar Cisadane kurang efektif dalam pemanfaatkan peluang.

Menguasai penuh jalannya pertandingan tidak menjadi jaminan tim asal Tangerang tersebut memenangi pertandingan. Masih tampil tanpa bek Luis Edmundo yang cedera dan kiper Mukti Ali Raja yang tengah menjalani kursus kepelatihan, komposisi Persita masih sama seperti pekan lalu.

“Ada yang tidak berjalan sesuai rencana pada pertandingan lalu dan saya akan berupaya membuat perubahan besar saat melawan Persela. Perubahan bukan pada komposisi pemain, trapi pada kinerja di lapangan. Persela tim yang sulit dikalahkan, makanya kami butuh penampilan yang istimewa,” terang Giman.

Kekalahan Persela di kandang Persib Bandung dianggapnya bukan sebuah keuntungan walau disebut-sebut mental tim tamu sedang tidak bagus. Dia yakin Persela masih berpotensi besar memberikan ancaman. Terlebih striker Samsul Arif yang menjadi perhatian utamanya saat ini.

“Samsul Arif striker terbaik di Persela. Dia mencetak gol bagus di Bandung dan kami harus mewaspadai dia karena memiliki kecepatan dan dribble yang bagus. Dia juga mencetak gol saat kami bertanding di Lamongan,” sebut Giman Nurjaman.

Persita Tangerang (4-5-1):

Reky Rahayu (gk); Ledi Utomo, Ferdiansyah, Firdaus Ramadhan, D Fakdawer; Yusuf Bachtiar, Maman, Kim Dong Chan, Toharudin, Ade Lukmana; Christian Carassco.

Persela Lamongan (4-4-2):

Khoirul Huda (gk); Taufik Kasrun, Roman Golian, Han Sang Min, Saiful Lewenussa; Zaenal Arifin, Gustavo Lopez, Dhanu Rosade, Jimmy Suparno; Mario Costas Samsul Arif.        (Kukuh Setiawan/Koran SI/min)

 

Sumber: Okezone

Persela Soroti Mental dan Konsentrasi Pemain


Persela12 – Gelandang serang Persela Lamongan asal Korea Selatan, Oh Inkyun, dipastikan absen saat bertandang ke markas Persita Tangerang, Sabtu (18/5/2013) nanti. Inkyun dilarang bermain karena menerima kartu merah saat Persela diterkam tuan rumah Persib Bandung dengan skor 1-3, Minggu (12/5/2013) kemarin.

Absennya Inkyun tentunya sangat merugikan tim berjuluk Laskar Joko Tingkir ini. Pasalnya, Gustavo Lopez dkk membutuhkan peran gelandang ngotot dan enerjik seperti Inkyun untuk merusak pertahan Persita. Inkyun menerima kartu merah dari wasit Maulana Nugraha karena dinilai terlalu keras melakukan protes.

“Pemain seharusnya jangan panik dan tidak boleh emosional di lapangan. Kartu merah yang diterima Inkyun, tentunya sangat merugikan tim,” tegas Didik Ludiyanto, pelatih caretaker Persela, Senin (13/5/2013).

Terkait insiden yang dialami Inkyun dan persiapan jelang lawatan ke kandang Persita, Didik akan membenahi mental pemainnya yang masih labil ketika mendapat tekanan. Jangan sampai emosional pemain terulang lagi di laga selanjutnya. Jika itu terulang, maka bisa jadi Persela akan kehilangan poin di laga away keduanya di putaran kedua ini.

Tiga gol yang ditelan Persela saat melawan Persib, ungkap Didik, adalah buah dari konsentrasi pemain yang lemah. Gol pertama misalnya, saat pertandingan baru berjalan empat menit, lini belakang Persela yang kurang cermat mengamati pergerakan gelandang Persib, Firman Utina, saat terjadi kemelut harus dibayar mahal. Sontekan Firman sukses menjebol gawang Persela yang dijaga Khoirul Huda.

“Konsentrasi pemain di lapangan masih lemah. Ke depan, para pemain harus selalu konsentrasi di sepanjang pertandingan demi memetik poin,” kata Didik.

Buntut dari kekalahan atas tuan rumah Persib, kini Persela masih mendekam di peringkat 12 dengan raihan 19 poin. Nasib Persela juga diikuti tetangga dekatnya, Persegres Gresik United, yang juga mengemas 19 poin dan berada di bawah Persela atau peringkat 13. “Pertandingan selanjutnya kami harus dapat poin agar terhindar dari zona degradasi,” pungkas Didik.

Inilah Perkiraan Susunan Pemain Persib Vs Persela


Persela12 – Persela Lamongan menambahkan pemain baru di putaran kedua Liga Super Indonesia (LSI) musim ini. Dia adalah Taufik Kasrun yang di putaran pertama masih mengenakan jersey Sriwijaya FC.

Pemain yang memperkuat Persela di musim sebelumnya ini memilih kembali lagi ke pangkuan mantan klubnya.

Nah, di laga away Persela melawan tuan rumah Persib Bandung di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Minggu (12/5/2013), Taufik juga ikut diboyong bersama skuad lainnya. Namun, apakah Taufik akan diturunkan dalam laga perdana di putaran kedua ini, tim pelatih masih menunggu perkembangan terakhirnya.

“Saya masih melihat kondisi terakhirnya (Taufik). Kalau dia memang siap, maka akan saya turunkan. Ini juga berlaku untuk semua pemain,” ucap Didik Ludiyanto, pelatih caretaker Persela, Sabtu (11/5/2013).

Berikut adalah perkiraan susunan pemain dari kedua kesebelasan.

Persib: I Made Wirawan, Abanda Herman, Naser Al Sebay, Supardi Naser, Hariono, Mbida Messi, Tony Sucipto, Firman Utina (C), M Ridwan, Dzumafo Epandi, Serginho Van Dijk.

PERSELA: Khoirul Huda, Roman Golian, Han Sang Min, Eki Taufik, Saiful Lewanusa, Gustavo Lopez (C), Danu Rosade, Oh In-Kyun, Jimmy Suparno, Samsul Arif, Mario Costas.

 

Sumber: Surya Online-

Persela Menantang Maut di Kandang Maung Bandung


Persela Menantang Maut di Kandang Maung Bandung

Persela12 – Laga perdana Persela Lamongan di putaran kedua Liga Super Indonesia (LSI) musim ini akan menghadapi tuan rumah Persib Bandung, di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Minggu (12/5/2013).

Di putaran pertama lalu, Laskar Joko Tingkir ditahan imbang 1-1 oleh Maung Bandung di Stadion Surajaya, Lamongan. Inilah yang membuat langkah Persela kian berat di kandang Persib.

Menghadapi Maung Bandung, Persela berangkat dengan skuad terbaiknya.

Bahkan, semua pemain asing yang dimiliki, semuanya diboyong ke Kota Kembang.

Ini juga sebagai isyarat, bahwa Persela sukses mempertahankan kelima pemain asingnya dari buruan kontestan lainnya.

Lima pemain asing ini adalah Gustavo Lopez, Mario Costas, Roman Golian, Han Sang Ming, dan Oh In-Kyun.

Pilar-pilar asing inilah yang diharapkan bisa berjibaku dengan pemain lokal lainnya demi menundukkan Maung Bandung. Pasukan Laskar Joko Tingkir harus habis-habisan tampil di Si Jalak Harupat.

“Skuad terbaik saya bawa ke Bandung, termasuk kelima pemain asing yang kami miliki,” tegas Didik Ludiyanto, pelatih caretaker Persela, Sabtu (11/5/2013).

Berkaca dari hasil imbang di putaran pertama, Didik akan menjalankan strategi dan skenario yang berbeda ketika bermain di hadapan ribuan pendukung Maung Bandung.

Apalagi, ungkap Didik, Persela sudah mengantongi kelemahan Persib yang diperoleh ketika menjamunya di Stadion Surajaya, Lamongan.

“Kesalahan di putaran pertama lalu (saat menjamu Persib) jangan sampai terulang lagi. Yang jelas, pemain Persela harus bisa menghindari kesalahan dan pelanggaran di dekat kotak penalti. Sekecil apa pun kesalahan dan pelanggaran itu harus bisa dihindari,” ucap pria yang akrab disapa Pacul ini.

Ditambahkan Didik, untuk bisa mencuri poin di kandang Maung Bandung, pasukan Laskar Joko Tingkir harus bisa bermain sabar, fokus, dan disiplin di sepanjang pertandingan. Jangan sampai lengah, khususnya di lini pertahanan.

Saat menjamu Persib di putaran pertama, satu gol yang ditelan Persela adalah buah dari kelengahan lini belakang. Pemain Persib, M Ridwan, berhasil menyontek bola dan merobek jala Persela di menit ke-49, sontekan ini terjadi karena lini belakang Persela kurang cermat menjaga pergerakan Ridwan.

“Sabar, fokus, dan disiplin adalah kunci bisa memetik poin,” pungkas Didik.

Sumber: Tribunnews

Persib Tak Terlalu Ngebet Datangkan Lopez


Persela12 – Persib Bandung kembali ingin mendatangkan satu pemain tambahan untuk mengarungi putaran kedua Indonesia Super League (ISL) 2013. Rampungnya penyegaran amunisi di lini depan, tim berjuluk Maung Bandung itu tengah mendekati pemain Persela Lamongan, Gustavo Lopez untuk memperkuat lini tengah.

Gelandang asal Argentina itu dinilai memiliki skill diatas rata-rata untuk menambah variatif skema serangan Atep dkk. Peluang Maung Bandung merekrut Lopez sebenarnya terbuka lebar. Sejak akhir putaran pertama, dia sudah mengungkapkan keinginannya untuk hengkang dari skuad berjuluk Joko Tingkir. Salah satu alasannya ia kecewa dengan manajemen Persela dalam mengelola klub. Bahkan, ketidakbetahan tersebut langsung diungkapkan Lopez dalam akun twitternya dan menyebut nama Persib Bandung.

Kondisi tersebut justru membuat Manajer Persib Bandung, Umuh Muchtar lebih berhati-hati dalam mengambil tindakan. Umuh mengaku enggan terlalu ngotot mendatangkan Lopez jika keadaannya tidak memungkinkan. Apalagi, Persela disebut-sebut masih menginginkan Lopez untuk berada di Lamongan. Jika memaksakan kehendak, Umuh khawatir hubungan antara Persib dan Persela bisa rusak.

“Kami harus menjalin hubungan baik dengan semua klub, termasuk dengan Persela Lamongan. Saya tidak mau mendahului, apalagi kalau pemain tersebut masih memiliki sangkut-paut atau ikatan dengan klubnya. Saya ingin prosesnya seperti dengan Sriwijaya FC saat kami merekrut Hilton, semua diuntungkan dan tidak ada masalah setelahnya,” ujar Umuh, Kamis (9/5/2013).

Gustavo Lopez merupakan salah satu aktor penting dalam skema permainan yang diperagakan Persela. Dia pertama kali datang ke Indonesia dan bergabung bersama Laskar Joko Tingkir pada kompetisi musim 2006/2007. Hanya bertahan satu tahun, Lopez kembali berkarier di luar negeri. Pada 2011, dia datang lagi ke Lamongan dan bertahan hingga saat ini.

Di tiga musim terakhir inilah posisi Lopez sebagai pengatur serangan hampir tidak tergantikan. Selama putaran pertama ISL 2013, Lopez hanya satu kali absen membela timnya. Bahkan dalam empat belas pertandingan Persela, dia tampil penuh selama 90 menit.

Meski hubungan antara Lopez dengan Persela sedang tak harmonis, Umuh berharap permasalahan antara kedua pihak bisa segera tuntas. Setelah itu, baru Persib akan melakukan langkah-langkah pendekatan, termasuk negosiasi dengan pemain bersangkutan. Jika memang kondisi tersebut berlarut-larut, ujar Umuh, Persib akan mencari pilihan lain untuk mendampingi Firman Utina di sektor gelandang. “Kalau memang Persib berjodoh dengan Gustavo Lopez, ya bagus, Alhamdulillah. Tapi kalaupun tidak, tentu bisa mencari pemain lain,” tandasnya.

 

Sumber: Sindonews

Persela Ikat Lima Pemain Asing


Persela12 – Memiliki pemain bintang dengan kualitas ciamik, memang membawa keuntungan bagi sebuah tim sepak bola. Namun, juga bisa bikin was-was karena banyak tim lain yang ingin mengincarnya. Hal inilah yang dialami Persela Lamongan dalam menyongsong putaran kedua Liga Super Indonesia (LSI).

Jelang putaran kedua, Laskar Joko Tingkir, julukan Persela, digoyang prahara. Beberapa pemain bintangnya, baik lokal maupun pemain asing, banyak dilirik tim lain. Apalagi tim-tim ini menawarkan materi dan fasilitas yang menarik hati pemain. Buntutnya, pemain-pemain yang diincar tim lain pun merasa tergoda. Inilah yang bikin Persela was-was.

Namun, terkait dengan hal ini, manajemen tim yang bermarkas di Stadion Surajaya, Lamongan ini berupaya sekuat tenaga untuk mempertahankan para pemain pilarnya. Khususnya untuk lima pemain asing Persela, manajemen mengaku akan mempertahankan mereka serta akan memastikan mereka tetap menggunakan jersey Persela di putaran kedua.

Lima pemain asing ini adalah Gustavo Lopez, Mario Costas, Roman Golian, Oh In-Kyun, dan Han Sang Ming.

“Insya Allah, mereka tetap bersama Persela di putaran kedua. Kami akan mempertahankan mereka,” tegas Debby Kurniawan, manajer Persela Lamongan, Kamis (9/5/2013).

Prestasi Persela di LSI memang tidak terlalu moncer jika dibandingkan musim lalu. Namun, peran pemain pilar Persela dinilai tim lain sangat moncer dan berhasrat untuk meminangnya.

Yang paling santer adalah Gustavo Lopez sedang gencar diburu Persib Bandung. Dan tampaknya, Persib harus gigit jari karena manajemen Persela akan mempertahankan pemain gondrong yang identik dengan bandana di kepala ini.

Bahkan, saat Persela mengawali laga di putaran kedua di kandang Persib, kelima pemain asing ini akan dimasukkan ke dalam daftar susunan pemain pasukan Laskar Joko Tingkir.

“Besok Jumat (10/5/2013) kami berangkat ke Bandung. Kami main di kandang Persib pada Minggu (12/5/2013),” kata Debby.

Pelatih caretaker Persela, Didik Ludiyanto, juga mengakui akan mempertahankan kelima pemain asing yang sudah menjadi tulang punggung Persela di putaran pertama lalu. “Iya, kami tetap mempertahankan lima pemain asing. Tapi semua keputusan ditentukan oleh manajemen, saya hanya mengikutinya saja,” ucap Didik.

 

Sumber: Surya Online

Gustavo Lopez Tak Dilepas Persela


Persela12 – Pemain Persela Lamongan Gustavo Fabian Lopez tak dapat lampu hijau untuk hijrah ke Persib Bandung. Kini ia pun menegaskan bakal tetap menghormati sisa kontraknya dengan Persela.

Berakhirnya putaran pertama Indonesia Super League (ISL), dan dibukanya bursa transfer, membuat masa depan sejumlah pemain mulai dispekulasikan. Salah satunya adalah Gustavo Lopez yang disebut-sebut ingin ke Persib.

Spekulasi tersebut tampaknya bukan sekadar isapan jempol belaka. Tetapi pemain asal Argentina tersebut tak bisa merealisasikan keinginan karena Persela enggan melepasnya.

“Saya belum mendapat surat keluar,” aku pemain bersangkutan.

Terkait tidak adanya izin pindah dari Persela, berhembus pula kabar bahwa Gustavo Lopez akan pulang ke Argentina. Namun, ia menepis kabar tersebut. “Saya menghormati kontrak saya hingga september 2013 nanti,” tegasnya.

Sementara itu, Didik Ludianto selaku pelatih caretaker Persela Lamongan menyerahkan persoalan Gustavo Lopez sepenuhnya ke manajemen Persela. Didik berharap, keinginan Gustavo pindah tidak mengganggu konsentrasi pemain lainnya.

“Saya hanya menekankan kepada anak-anak untuk tetap fokus menghadapi pertandingan pertama putaran kedua melawan Persib nanti,” katanya.

(krs/mrp)

Sumber: detikSport

Persela Bakal Pertahankan Gustavo Lopez


image2993

Persela12 – Kabar yang menyebutkan, kapten tim Persela Lamongan Gustavo Fabian Lopez akan bergabung dengan Persib Bandung, ternyata hanya rumor semata. Pasalnya, manajemen Persela menolak isu tersebut dan mengatakan, Gustavo masih terikat dengan pihaknya, dan belum ada penawaran resmi dari Persib tentang pemain yang satu ini.

“Kalau sekedar omongan atau malah tawaran dari Persib, memang belum ada sampai saat ini. Yang ada malah dari beberapa klub lain, salah satunya Arema. Tapi kami berkomitmen untuk mempertahankannya, sebab ia [Gustavo] masih terikat kontrak resmi dengan kami sampai dengan akhir musim kompetisi,” ungkap asisten manajer Persela Lamongan Yuhronur Effendi, saat disinggung mengenai sosok Gustavo.

Yuhronur menambahkan, selain Arema memang banyak tim kontestan Indonesia Super League (ISL) lainnya, yang menurutnya, menyukai permainan pemain asal Argentina tersebut. Meski ia menyebut, jika tidak ada satu pun dari peminat tersebut adalah Maung Bandung, julukan bagi Persib.

“Gustavo sendiri belum berbicara kepada kami. Selama ini, hubungan kami dengan Gustavo juga masih baik-baik saja, tidak ada masalah apapun. Cuma yang sempat saya dengar dari beberapa pihak, ia memang diminati banyak kontestan lain ISL. Kalau Persib, belum saya dengar,” tambahnya.

Pria yang juga menjabat sebagai sekretaris daerah (sekda) kabupaten Lamongan itu lantas mengatakan, dirinya dan seluruh jajaran pihak manajemen dan pengurus Persela, sudah bertekad akan mempertahankan Gustavo sampai dengan kontraknya berakhir.

“Tenaganya masih dibutuhkan di sini, dan saya rasa Gustavo juga memahami hal ini. Apalagi, Gustavo di Persela saat ini dipercaya menjabat sebagai kapten tim dan pengatur alur permainan. Jadi saya yakin, takkan ada perubahan, meski nantinya kami juga akan menambah dan mengurangi beberapa pemain saat ini,” tutur Yuhronur.

Manajemen Persela sendiri, ujar Yuhronur, belum menentukan siapa saja pemain yang akan didepak dari skuat. Begitu juga pemain baru, yang akan memperkuat tim berjuluk Laskar Joko Tingkir tersebut di putaran kedua ISL 2013.

“Semua masih kita rapatkan lebih lanjut. Jadi maaf belum bisa kami ungkap saat ini, mungkin beberapa hari ke depan. Tapi saya tegaskan, bila penambahan dan pengurangan pemain, pasti ada. Untuk itu, kami juga masih membutuhkan banyak masukan dari tim pelatih terlebih dahulu soal evaluasi pemain ini,” jelasnya.

Kabar yang beredar di internal Persela menyebut, bila beberapa pilar Persela musim lalu diisukan bakal kembali ke Lamongan, di putaran kedua ISL mendatang. Salah satunya yang paling santer adalah, Taufiq Kasrun (eks pemain Sriwijaya FC).

“Memang pandangan itu ada dalam benak manajemen dan para pengurus. Tapi kami tidak bisa menentukan secara sepihak, karena kami juga butuh kepastian dari pemain yang bersangkutan, agar terjalin komunikasi dua arah. Sampai saat ini memang baru Taufiq, sementara [I Gede] Sukadana belum, karena ia juga masih terikat kontrak dengan Arema. Jadi sabar ya, nanti juga kalau sudah resmi, pasti akan kami umumkan ke media,” pungkasnya.

Sebelumnya, di lingkup Persib maupun Bobotoh, julukan bagi pendukung setia Persib, sayup-sayup terdengar isu, bila mereka bakal kedatangan Gustavo Lopez. Persib sendiri sudah mengumumkan, salah satu slot punggawa asing mereka tengah kosong, lantaran Herman Dzumafo Effendi diberhentikan dari kontraknya. (gk-43)

 

Sumber: Goal.com Indonesia